// // 27 comments

Akhirnya Kopdar juga

Dari dulu gue emang pengen banget KopDar bareng temen-temen @KancutKeblenger, terhitung kira-kira sejak 2 tahun yang lalu. Berbagai mimpi udah gue siapin untuk bertemu dengan mereka, namun semua rencana itu hanya tinggal rencana doang karena memang gue nggak punya banyak modal untuk bisa melangkah jauh kekota mereka.

Namun dengan masih adanya niat yang masih tertanam didalam hati membuat ke Jakarta adalah salah satu tantangan hidup dan mati gue, dikarenakan persiapan yang sangat singkat dan keuangan yang sangat menipis. Jujur, uang yang gue gunakan untuk pembiayaan ke Jakarta bukanlah uang tabungan gue, melainkan semua ini asli uang “Arisan kelas” + Uang Jajan gue selama bulan Mei-Juni.

Gue yakin banget kali ini gue dan temen gue @Daus_Idola bisa berhasil sampe jakarta, tentunya dengan modal pas-pasan banget dikantong.

Kalo harus ngomong seru, gue pasti akan ngomong semua ini seru banget. Bukan karena ini pertama kalinya gue kejakarta, tetapi gue juga senang bisa bertatap muka langsung dengan orang yang selama ini gue temuin di internet.
Antara percaya dan nggak percaya, tanggal 28 gue resmi menginjak tanah jawa untuk pertama kalinya dengan keadaan sehat walafiat dan sedikit menahan rasa ingin boker yang nggak tertahankan lagi.

Sebagai anak kost, ini mahal banget!

Peristirahatan pertama : Makan Nasi soto ayam = 27000 (menurut kondisi kantong, harga ini cukup mahal)

Peristirahatan kedua : Nggak makan, Cuma cuci muka.

Peristirahatan ketiga : Pura-pura mau makan, tapi malah beli keripik singkong.

Peristirahatan keempat : Pura-pura nggak laper, padahal perut laper banget.

Peristirahatan kelima : Makan nasi ayam goreng.

Bandung
Bandung adalah kota pertama yang menyambut kami dengan seribu keramahan, karena memang gue terlalu banyak nanya-nanya dijalan. @Uncle_Yono adalah seorang pahlawan yang telah menjadi korban SMS gue, beliau juga menunjukkan kami jalan yang lurus selama di Bumi Parahiangan ini.

Seperti anak ayam yang ditinggal induknya dipinggir jalan, nggak tau harus kemana lagi. Beruntung hanphone berdering, bertanda petunjuk dari Mr. Yono datang menyelamatkan kami dua bedebah yang nyaris mati di kota orang ini.

Setelah naik taksi dengan waktu yang cukup lama, akhirnya gue mendarat didepan kampus UNPAD dan bertemu dengan makhluk yang nggak asing lagi wajahnya diotak gue. Namanya Yono, orangnya baik banget sampe rela-relain ngajak makan pecel lele khas bandung dan tentunya dengan uang sendiri-sendiri.

Hanya berselang tidur beberapa jam dirumah (Kost) yono, paginya kita harus bersiap-siap menuju jakarta. Untuk mempersiapkan segala sesuatunya bersama Temen-temen @KancutKeblenger Reg. Bandung yang sudah menanti kami dengan muka yang sedikit kurang meyakinkan, antara percaya dan nggak percaya keberadaan kami di kota mereka dan hanya membuat semua orang bertanya-tanya.
Siapa mereka, kenapa bisa disini? Bodo amat, yang penting mereka nggak minta duit, perhiasan dan sebagainya.

 
Jakarta
Setelah menempuh beberapa jam perjalanan, akhirnya gue menginjak tanah jakarta juga. Kendaraan yang paling keren menurut gue adalah Trans Jakarta, dimana gue bisa menemukan seribu aroma ketek disini. Mulai dari ibu-ibu arisan sampe om-om yang baru pulang dari kerja, campur aduk mirip banget tempat peracikan parfum.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya gue ketemu juga temen-temen yang lain didaerah Monas, tepatnya di Museum Gajah. Senang dan canggung masih berbekas dimuka gue, maklum baru kali ini gue ketemu wajah yang selama ini hanya bisa gue lihat di internet doang.

Pada awalnya gue masih terdiam dipojokkan, karena emang gue masih menahan rasa kagum dengan keramahan mereka dan keramahan polusi jakarta terhadap kami (Orang Sumatera). Sebagai anggota yang datang paling jauh untuk #KopdarAkbarKK kali ini, gue nggak nyangka banget bisa ikutan setelah penantian bertahun-tahun.

Berjalannya waktu, akhirnya kebisuan ini terobati juga dengan perbincangan ringan sesama disana setelah pada awalnya @irvinalioni memperkenalkan kami satu persatu. Tanpa sepengetahuan mereka, gue pelan-pelan mengeluarkan kentut yang sudah gue tahan sejak berada bandung. Hati gue akhirnya berkata “Gue hebat, pengen kentut dibandung ternyata keluarna dijakarta” tentunya dengan ekpresi muka seperti babi homo.

Ketoprak!!
Yup, nggak beberapa lama setelah ngobrol santai, curhat dan latihan flashmob. Perlahan satu demi satu dari kami mereasakan kelaparan yang sangat sadis dan kamipun segera mencari pertolongan, karena memang perut ini nggak pernah bisa bohong.
Untung ada abang-abang ketoprak, tapi ketoprak untuk yang kali beda banget dan ternyata bisa dimakan. Ini adalah pertama kalinya gue makan ketoprak, setelah mengenal namanya sejak 5 tahun silam. Rasanya nggak jauh beda dengan rasa Gado-Gado dan ketupat tahu yang ada dibandung, namanya aja yang dibeda-bedain setiap daerah agar kelihatan menarik dan anti mainstream.

Istana Negara!!
Kurang keren apalagi gue, sekarang gue bisa cerita dengan emak gue kalo gue udah pernah nongkrong didepan istana negara. Istananya presiden, ngapain di istana negara?... Nggak ngapa-ngapain, Cuma nungguin Bus kearah Roxy doang kok.

Preman
Jakarta emang keras, sekali lagi jakarta itu keras bung kalo kita nggak punya recehan. Pada awalnya didalam Bus kita pada ketawa dan asyik maen gitar sambil teriak-teriak, mirip banget kayak kambing yang pengen dikawinin. Namun suasana itu mendadak mencekam, setelah salah satu preman berdiri dan berbicara bijak didepan kami. Tentunya preman ini lebih mirip mario teguh dari pada harus dimirip-miripkan dengan Mario Ozawa.

Kalimat demi kalimat yang ia lobtarkan membuat kemaluan gue gagal berdiri, meminta uang dengan nada ancaman yang setidaknya bisa dipermak dan dijadikan narasai untuk Demo anti kenaikan harga BBM.

Roxy
Jalannya jauh banget, tapi seru bisa tau jakarta itu seperti apa kehidupannya dan sepertinya gue wajib tau yang beginian. 

 
Vina adalah wanita yang baik hati dan pantang menyerah dimata gue, inilah fakta yang gue liat selama beberapa hari dijakarta. Jalan kerumah vina itu jauh banget, gue nggak yakin si vina adalah seorang penulis karena memang jalannya mirip atlet banget ketimbang penulis. :D

Nggak butuh waktu lama kitapun mendarat ganteng dirumah vina, tanpa disadari akhirnya gelap menyelimuti jakarta dan menelan seluruh suara bajaj dan suara KRL yang melintas didepan rumah vina.

Gue dan teman-teman yang lainnya sudah siap menantikan sesuatu yang akan diperbuat oleh tuan rumah, dan berharap itu adalah makanan. Bener banget apa yang gue pikirin, nasi padang akhirnya mendarat juga didepan gue dengan pose minta dijamah banget. Makan bareng temen-temen @kancutKeblenger emang menyisakan banyak kenangan diotak gue, Seru banget!! 

Malam yang selang berlalu, pada akhirnya gue dan mamad “diculik” tuan rumah menuju ke kamarnya. Wait, ngapain ini? Yup, sebagai finalis X-Paktor dan orang yang memahami tarik suara. Kami berdua terpilih sebagai pengisi suara Cabaret, mulai dari baca narasi dan ngetake suara yang akan tunjukkan keesokan harinya. Jujur, suara-suara yang keluar dari mulut gue ini membuat gue geli dengan sedikit merinding diantara selangkangan gue.

Mamad, kebagian jatah sebagai pengisi suara Mamad

Gue, sebagai pengisi suara Dani dan suara jeje (banci)..

Vina, sebagai narator sekaligus suara Jeje (normal).

Hai, kamu mamad ya. Aku jeje.. Puuuffttt!!

Ya Allah, gue harus gimana lagi. Tapi inilah kebersamaan, enak nggak enak harus gue enakin. Demi keseruan dan tertawa bersama dan dengan semua ini gue ikhlasin perjaka gue. *Nggak ada hubungannya dengan keperjakaan woy, plissss kalimat diatas diralat!

Berbagai acara yang kita laluin disini, diantaranya acara ngabisin kentang 1 kilo dalam waktu kurang dari 5 menit hingga ngegosipin kisah indah dan jeleknya “Relation” sesama anak KK.

Sudah seharusnya kegiatan yang kami lakukan ini masuk Rekor Muri, ini acara apaan woy. Ada sesi cerita horor, cerita mantan, cerita galau, curhat sampe hati yang pernah di-Php-in, semuanya kita kupas dimalam itu setajam silit. (Males cerita banyak) Kemudian kita semua mulai tidur satu persatu, tentunya cewek tidur diatas dan cowok dibawah (lantai dasar)~

TENG!!
Tepat pukul 4.30 subuh mata gue kebuka, dan yang gue lihat nggak ada satupun mereka yang sudah membuka lebar matanya kecuali gue. Gue berinisiatif untuk menjadi orang yang pertama rela bangun dan mandi pagi. Dimana saat itu BMKG memperkirakan, cuaca setempat diantara 20-26 derajat celcius.
WOW adem banget, tapi gue mau gimana lagi sementara gue harus merelakan tubuh gue diperkosa ama air yang mengalir indah ditubuh gue tanpa sepengetahuan siapapun dirumah itu. *Nggak penting banget deh, mandi aja pake diceritain segala nih.

Oke lupakan yang diatas, pagi hari kita siap untuk pergi menuju lokasi acara. Dari 20 Orang yang serentak melangkahkan kakinya dipagi hari itu, hanya 5 orang yang bisa mengimbangi langkah si Tuan rumah. Sekali lagi, vina bukanlah seorang atlet lari apalagi seorang atlet renang, tetapi kok jalannya ngebut banget ya? “Hanya dia dan Tuhanlah yang tau rahasia dibalik semua ini”.

Setelah melewati segala rintangan, berlari, disalip ama bajaj, ojek naik taksi berlima, pada akhirnya kita nyampe kelokasi acara. Acaranya seru banget, ada flashMob, Ada Kak Seto juga, Pecinta hewan, games , Cabaret, Akustik dan Stand Up (Gagal) Comedy dan yang lainnya. Saking serunya gue nggak bisa menjelaskan semua ini satu persatu, nggak bakalan muat nih halaman.

 
 
Monas 
Setelah acara selesai, kita semua menuju Monas dengan tujuan jalan-jalan dan foto-foto (Awalnya). Namun apalah daya, ketika diluar pagar Monas semuanya mengeluhkan perut mereka yang lapar, (Lagi) Vina yang baik hati memesan 24 Porsi lebih ketoprak dengan syarat sepiring berdua.Apapun itu alasannya, kalo udah laper semuanya pasti habis dan lenyat tak berbekas.

Perut kenyang, perjalanan kamipun segeral dilanjutin menuju Monas. Disinilah moment-moment dimana gue (Anak Jambi) menjadi korban utama oleh Vina, yang notabanenya adalah warga jakarta aseli sejak dia dilahirkan puluhan tahun yang lalu.

Yang masih membekas dipikiran gue adalah disaat vina menunjuk semua benda yang ada dihadapan matanya, pastinya kegue

#Dihadapan Abang Kerak Telor

Vina : Dan, sini deh. Ini namenye Kerak Telor ye, di jambi nggak ada loh yang beginian.

#Dihadapan Topeng Monyet

Vina : Dan, Yang beginian nggak ada dijambikan?. Nah yang ini namanya topeng monyet, kerenkan?

#Dihadapan penjual maenan anak-anak

Vina: Dan, mau cobain ini nggak? Dijambi nggak ada nih yang beginian.

Dan masih banyak lagi benda-benda yang nggak bisa gue inget, hampir sepanjang perjalanan gue selalu ditanyain vina begituan sampe rumah kembali.

Vina emang berbakat menjadi Tourguide, semoga bukan tourgaide untuk hati yang terluka. Auuuu.... *Yang gue tau vina orangnya paling anti ngomongin soal hati dan pacar :P

Semakin sore semakin Hot pembicaraan kami, dari A sampe Z. Dipenghujung pembicaraan kami ditutupi oleh traktiran Mamad untuk kami semua, MekDi (Nama samaran). #TerimaKasihMamad.

Udahan ah, yang pastinya sorenya gue dan temen-temen dari bandung ( Yono, Reza, Dita, Ririz, Mamad dan gue) semuanya pamitan dengan tuan rumah. Rasa sedih, terharu dan rasa pengen nambah sehari lagi dijakarta sempat terlintas dipikiran gue.
Tapi waktulah yang memisahkan kami semua, nggak yang mudah gue lupain dari sini hingga detik ini. Move-on dari #KopdarAkbarKK emang lebih sulit dari pada Move on ditinggal pergi oleh mantan. Gue gagal move-on!!

Thanks buat @Uncle_Yono yang udah mau nampung makhluk astral dikostannya, selama kami dibandung. Nggak ada lo, mungkin kita nggak akan bisa melanjutkan perjalanan sampe sejauh dan se-seru ini.

Buat @Irvinalioni makasih banget atas jakartanye, keramahan, penginapan gratis, pengalaman baru dan semuanya.

Dan Terima Kasih banyak semuanya atas kehangatan kalian hadir (Tanpa gue sebut satu-persatu namanya), KK Jakarta, Bandung, Jogja, Cilegon, Bekasi, Dll. Semoga dilain kesempatan kita bisa berkumpul kembali seperti ini, Auuu ~.

27 comments:

  1. Bang, tolong keplakin bang mamad. Bang.
    Gue ngakak ngeliat videonya nari nari di tengah jalan, sampe sampe pada takut. Tolong ya bang..

    ReplyDelete
  2. Tjieee.. yang ikut #KopdarAkbarKK. Pasti seru banget ya, bang? :D

    Sayang gue engga bisa ikut. Next time kali ya. :))

    ReplyDelete
  3. YASSALAM!!! untung di video pas aku tidur lagi nggak mangap =____=

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untung banget riz, tapi yang itu juga kelihatan kok dikit :p

      Delete
  4. sama-sama tapi ga ikut kopdar ._. #halah

    ReplyDelete
  5. ngebayangin tulisannya seru banget, nasib sama komentar di atas gue ga bisa ikut, sakit T^T
    kalo kumpul-kumpul gitu mah pasti seru, kebersamaannya yang ngangenin

    ReplyDelete
  6. ke bandung lagi ya bang \o/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suatu saat pasti ketemu lagi :)

      Delete
  7. Mantap sob,,, petualangannya
    Heeem emang tangguh
    Moga komunitas kk semakin maju
    Amin :)

    ReplyDelete
  8. Junipan : wani piro?
    Anugrah : Ntar kita duet lagi :P
    Deden : Oke, awas lo kalo ketemu gue ha ha.
    Ririz : Yang mangap juga ada, mau nggak? :V
    Sasfira : Next ikutan ya.
    Bahrum : Yoi, seru banget. Saking serunya gagal move on nih gue.
    Kinan : Suatu saat ya kinan, miss u all.
    Mas arif: Amin, semoga tetap langgeng.

    ReplyDelete
  9. Nasib regional Bogor setiap kopdar ; hampir selalu dilupakan di laporan manapun ( ._.)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya, bogor-bogor....
      ada yang dari boogor ternyata :)

      Delete
  10. wah seru juga ya kopdar dengan anggota kancur keblinger. Pengen gabung di grup-nya juga ah.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. bang farid : Bogor itu dimana ya bang? di peta ada gak sih? haha

    ReplyDelete
  13. pen ikut kopdar kapan-kapan, doain yak :D

    ReplyDelete
  14. Bang video stand up comedynya kok nggak ada sih ? Kan seru, bisa liat orang Jambi standup. Kayak yg video waktu itu ketemu sama Mongol =))

    ReplyDelete
  15. Kerennn.. pengen ikut, tapi gue dari JAUUUUUHHHHHHHH...
    jadi penasaran sama si vina. hahahaha :'D

    eh krit aka kriting positng video standUp lo dong... gue lagi pengen nangis nih.. :3

    ReplyDelete
  16. kapan2 dateng lagi ke Jakarta hueehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan-kapan dan mudah-mudahan masih bisa ketemu jakarta dan kalian semua :)

      Delete
  17. Sampe ketemu lagi mas broooh! :)

    ReplyDelete
  18. seru ya pengalamannya. aku baru aja gabung di KB dan bener aja kata mereka yang udah lama gabung kalo susah buat anak baru tuk beradaptasi dengan grup. salam kenal.

    ReplyDelete
  19. wuidiihhh,............. keren banget ye bang. dngan sgala kekuatan buat ke jakarta. tapi kyaknya nasib lo apaes banget kalo jalan sampingnya si pina, di gituin mulu, muhahahahah........
    tapi psti pengalamannya kga bkalan ilang, tuh bang. gue sbnernya udah gabung sama KK tapi, yah, jrang nongol di sana, ga enakan juga gue

    ReplyDelete

Dimohon untuk berkomentar dengan penulisan yang baik dan sopan, agar mudah dipahami dan enak dibaca. Terima kasih :)