// // 19 comments

Uas "Ujian Akhir Sekarat"

“Kriiiingg, krriiingg, Krriiinngg......” Alarm di handphone gue berbunyi keras banget pagi itu, dengan mata yang masih tertutup tangan gue berusaha mencari-cari sumber dari suara yang mengganggu tidur nyenyak gue itu.

Nggak butuh waktu yang lama, akhirnya gue menemui sumber suara itu yang nggak lain adalah handphone gue sendiri. Dengan rasa ngantuk yang menggoda, akhirnya gue banting tuh handphone sampe suarannya nggak kedengeran lagi di kuping gue. Guepun melanjutkan tidur gue dengan nyenyak tingkat akhirat.

5 Menit kemudian handphone gue berdering lagi, kali ini suaranya lebih keras dari suara yang sebelumnya. Gue sempat curiga, jangan-jangan handphone gue dendam ama gue yang habis ngebantingin dia atau jangan-jangan handphone gue ini habis minum obat kuat.

Setelah gue (terpaksa) membuka mata, gue kaget bukan kepalang melihat jarum jam dinding gue menunjukkan angka 07.40. Padahal gue nggak punya jam dinding sama sekali, anggep aja jam segitu.

“Kampreeeetttt...... “ Gue berteriak sekencang-kencangnya di dalam hati, saat melihat seisi rumah kontrakan sudah kosong. Temen-temen satu rumah kontrakan gue semuanya sudah pergi dengan selamat menuju kampusnya masing-masing. Tinggal gue sebatang kara dan bantal guling sebatang ria yang masih menemani pagi gue, hanya gue dan tuhanlah yang tau apa yang terjadi pada diri gue.

Kemaren adalah hari pertama ujian akhir semester gue, sumpah di jam segitu gue belom mandi, belom siap-siap sama sekali, tapi untunglah sebagai anak yang rajin menabung gue udah belajar semalaman. Gue emang suka banget belajar malam, biasanya belajar gue mulai dari jam 7 malam sampe jam 3 pagi. Megang bukunya Cuma 4 menit, selebihnya nongkrongin timelinenya mantan. Oke lupakan...
Kecap sebagai obat stres

“Oh shit... Dosa apa gue, kemana aja gue selama ini sampe-sampe jadwal ujian sendiri aja gue nggak nyatet?”. Lupa, lupa adalah salah satu penyakit langganan gue setelah penyakit ayan dan cepirit.
Makanya rambut gue sekarang bisa mejadi sekeriting kayak gini, karena dulunya gue keseringan lupa buat nyisirin rambut sendiri. Terakhir kali gue nyisirn rambut adalah 2 tahun yang lalu, waktu itu rambut gue masih lurus banget kaya bulu keteknya Farhat Abbas.

Sesampainya di kampus, tentunya setelah mandi pagi, gosok gigi dan cebok sesudah buang air besar. Dengan wajah yang ceria, semangat 45, gue akan katakan kalo gue siap mengikuti ujian akhir semester hari ini. Masalahnya gue masih bingung dimanakah ruangan ujian gue?
Dengan bantuan beberapa security kampus, akhirnya gue sukses menemukan ruangan ujian gue tanpa sedikit halangan dan sedikit hambatanpun. Terima kasih pak security yang baik banget ama gue, semoga tuhan menerima kalian di sisiNya.

Gue udah memasuki ruangan ujian nih, dengan santai gue memilih dan duduk di bangku yang terletak di paling sudut. Karena menurut gue posisi duduk saat ujian itu akan menentukan Jumlah IP gue nantinya, kalo nggak percaya silahkan di coba.
Ujianpun siap di mulai, soal-soal keji itupun sudah dibagikan sama pengawas ujian. Namun ada satu keanehan terjadi di saat gue di hadapi dengan soal-soal uas yang keji itu, gue lupa bawa pena.
Pengen banget setelah ujian rambut gue jadi gini
Dengan berbaik hati, maka gue mengiklaskan diri gue untuk meminjamkan pena pengawas ujian. Sungguh kewajiban sebagai pengawas untuk meminjamkan penanya kepada mahasiswanya yang membutuhkan itu.

2 jam setelah ujian. ......

Kantin adalah markas besar gue, semua yang terjadi di kehidupan perkuliahan gue hampir setengahnya gue habisin di kantin kampus. Tapi sejak 15 menit yang lalu gue udah nggak berdaya lagi. Mulut gue berbusa, akibat terlalu banyak mengkonsumsi kecap di kantin. Gue galau... Gue frustasi dengan hasil ujian gue yang terlalu memaksakan gue untuk memuaskan.Seharusnya gue bisa puas sebelum di puasin.

Beberapa tips dari gue, agar kamu sukses melewati ujian akhir semester.

#Duduklah di pojokan
Posisi duduk merupakan feng shui menurut beberapa orang, termasuk gue yang mempercayai itu. Jika elu pengen nilai uas elu sesuai dengan yang diharapkan. Gue saranin buat memilih kursi yang paling sudut, lebih baik lagi kalo posisinya adalah paling belakang.

Karena di posisi itulah kalian akan lebih mudah melakukan apapun itu yang berkaitan dengan ujian. Misalkan membuka catatan, buka celana ataupun sms ama temen. Asalkan jangan di salah gunakan, seperti hobi gue yaitu kentut sepuasnya dan bebas ngupil.
Karena menurut gue, posisi duduk itu akan menetukan jumlah IP.

#Temen yang pinter
Nggak semua orang bodoh itu pintar, terkadang orang pintarpun akan terlihat lebih bodoh ketika menjawab soal-soal ujian.
Semua orang pasti pernah mengalami kesulitan di dalam menjawab soal-soal ujian, termasuk gue yang selalu sulit menjawab soal-soal uas yang keji tersebut. Dengan itu gue sarankan untuk memilih duduk di samping temen yang pintar, karena dengan tidak sengaja teman yang pintar itu juga akan meberikan jawaban kepada kita.

#Ajakin pengawasnya ngobrol
Dengan ngobrol pasti semua orang merasa lebih dekat, meskipun itu belom saling mengenal sebelumnya. Begitupun gue saat menjalani ujian akhir sekarat ini, gue harus pintar-pintar ngobrol ama dosen gue, meskipun itu nggak nyambung. Misalnya gini..

Pengawas: Selamat pagi anak-anak....

Gue: Selamat pagi juga, cantik banget hari ini...
Pengawas: Gue cowok woy!! 
Gue: oooohh... Cowok? *Jedotin kepala di tembok*

#Siapin contekan
Gue adalah orang yang sangat menghargai kebudayaan dan tradisi nenek moyang gue, salah satu tradisi nenek monyang gue yang paling gue lestarikan sampe detik ini adalah mencontek. Yah... Namanya adalah mencontek, salah satu ajaran turun temurun dari keturunan ke 4 keluarga gue.

Mungkin itu aja saran dari gue, semoga Ujian kalian selamat menuju akhirat.
Sebaiknya belajar adalah hal yag utama sebelum ujian, agar mendapatkan nilai yang memuaskan. Kalo elu ngikutin tips gue di atas, gue mohon banget kalo ketahuan jangan bawa-bawa nama gue. Oke..



19 comments:

  1. wew, artikel nya membuat saya merinding apalagi dengan tips nya buat saya harus melakukan itu semua tips !

    ReplyDelete
  2. Jangan lupa pacarin Pengawas :D

    ReplyDelete
  3. hahahahahah gokil, berapa lama tuh rambut menjadi kriting? n caranya gmn Commant Back ia and jangan lupa Follow back jga untuk mempererat pertemanan di dunia maya http://rizkyadipranata04.blogspot.com/, salam blogger indonesia gan

    ReplyDelete
  4. hae wkwkwkwk
    ada ada aja gombalin pengawas cowo :p

    ReplyDelete
  5. hah, keturunan ke-1 keluarga ente ngajarin apa bro?

    ReplyDelete
  6. tips yang sesat banget, keliatan udah pengalaman hahah....

    telat bagun yang disalahin kok kampret? kampret itu kan sejenis mamalia terbang yang sekerabat dengan kelelawar dan kalong

    ReplyDelete
  7. emang bener sih, posisi tempat duduk mempengaruhi nilai. tapi pengawas juga pengaruh..

    ReplyDelete
  8. Seperti yang gue lakukan..ngahaha

    ReplyDelete
  9. ya ampun tinggg....gue praktekin 1 tahun kedepan ... hahha

    ReplyDelete
  10. ijin berbagi kata motivasi yaa
    " janganlah kau buat kekeliruan sebagai sesuatu alasan, dikarenakan semestinya ia jadi motivasimu tuk terus mengambil langkah ke depan"
    thx :)

    ReplyDelete
  11. HAHAHA pengawas cowok kok dibilang cantik, lucu :D bisa dibuat bahan standup comedy nih

    ReplyDelete
  12. kueren bang....tapi tipsnya sulit

    ReplyDelete
  13. hahahaha semangat bang, aku utsnya besok maret awal huhuhu (nasib anak SMA) :((

    ReplyDelete
  14. yakin lo kecap mujarab sebagai obat STREE??? Kalo ujian ya belajar dulu atuh.... SUKSES YA

    ReplyDelete
  15. hahaha Kocak banget XD,
    bagus nih kalau jadiin Novel, gue beli dah pasti.
    nice post :)

    ReplyDelete
  16. saling follow blog yuk nih blog gua follow ya http://fazryeggy.blogspot.com apa blog kalian

    ReplyDelete
  17. garing ngkakk abis .....
    http://www.askarblog.co.vu/

    ReplyDelete
  18. Kapan Ya aku bisa keriting hehehehe

    MaMpir juga ya http://www.tian.web.id/

    ReplyDelete

Dimohon untuk berkomentar dengan penulisan yang baik dan sopan, agar mudah dipahami dan enak dibaca. Terima kasih :)