// // 9 comments

Galau Setelah Valentine

Valentine itu adalah hari berbagi kasih dan sayang. Siapapun dia, baik itu anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua bisa berbagi kasih dan sayangnya. Mungkin itu dengan memberi hadiah seperti coklat, kado, bunga atau perhatian yang lebih kepada seseorang yang mereka anggap tepat.

Bukan hanya berbagi dengan pasangan lu aja, tapi elu juga bisa berbagi kepada temen elu, sahabat, TTM ataupun dengan selir hati elu. Kecuali bagi elu yang menjalani hubungan jarak jauh dengan pacar elu atau LDR itu nggak bakalan bisa, karena coklatnya terlalu lama berada di jasa pengiriman.

Jujur valentine kali ini gue tetap bisa bernafas lega, sebagai anak kost gue bersyukur masih berstatus jomblo. Selain gue bisa bebas nerima dan memberikan coklat kepada siapa saja yang gue mau, ternyata gue juga bisa menghemat anggaran bulanan gue sebagai anak kost di bulan februari ini. Karena kita sama-sama tau, bulan februari ini adalah salah satu bulan yang paling kejam di dunia akhirat, khususnya buat tuna asmara kaya gue.

Gue pernah punya temen cewek, dia suka banget curhat ama gue kalo lagi sedih. Curhat tentang pilihan kado valentine untuk gebetannya, sampe dia nangis-nangis di hadapan gue. Kalo boleh jujur, sebagai seorang cowok gue merasa gagal banget.
Tapi apa yang terjadi di hari valentine? Ternyata temen cewek gue tadi jadian ama gebetannya, dan guepun senang banget, dan sekarang dia nggak pernah lagi main ke kost gue, dia lebih nyaman tidur di kasur empuk cowoknya. kampret!.... Oke lupakan.


Menjadi cowok yang harus membelikan coklat untuk perlengkapan calentine itu rasanya kurang tepat, karena memang gue lebih suka mie instan dari pada coklat. Maka dari itu mulai valentine tahun ini gue selalu berusaha mengconversikan kado valentine yang awalnya coklat akan gue ganti dengan mie instan. Karena harga satu coklat itu setara dengan 6 bungkus mie instan, gue pikir makan mie rebus lebih mengenyangkan dari pada makan coklat.

Gue nggak bisa makan coklat, karena coklat itu terlalu manis. Gue nggak mau aja manisnya gebetan gue itu dikalahkan ama manisnya sebungkus coklat, itu nggak banget dan ini nggak lucu menurut gue.

Gue masih ingat pepatah lama yang mengatakan “Kalo cinta sudah melekat, tai kucingpun terasa coklat”. Selain coklat bisa di gantikan dengan mie instan, sebaiknya coklat menurut gue juga bisa gue gantikan dengan kado alternatif lainnya. Seperti tai kucing misalnya.
Karena di dalam kamus cinta itu nggak akan ada kata memilih, kalo emang lu udah saling cinta maka semua akan merubah rasa. Berarti tidak menutup kemungkinan “Tai kucing itu benar-benar terasa coklat”

Gue ini gantengkan? Oke, gue nggak maksa kok kalian ngomong jujur kok, gue ngerti dengan maksud kalian.

Selain ganteng, gue juga di kenal dengan kecintaannya dengan stalking twitter. Salah satunya hobi gue adalah mantengin timeline mantan, karena twit-twit mantan gue itu selalu memberi motivasi tersendiri bagi kehidupan jomblo gue yang udah naik ke jenjang status siaga dua.

Karena gue nggak akan pernah membenci mantan gue sendiri, walaupun gue putus ama mantan gue itu 5 tahun yang lalu. Karena menurut gue mantan itu adalah seseorang yang pernah mencintai kita juga, walaupun pada akhirnya waktu yang memisahkan kita berdua.
Jangan protes ini hidup gue, bebas deh gue mau ngomong apaan..Elu bukan mantan gue jugakan?

Sehari sebelum valentine gue juga sibuk mempersiapkan diri menyambut hari valentine, gue nggak mau valentine kali ini terlalu meriah, cukup dengan membeli coklat mahal aja dan tentunya untuk gue makan sendiri.

Karena gue anggap percuma juga beli coklat mahal-mahal tapi untuk gebetan, belum tentu si gebetan itu suka ama kita. Mungkin aja senyum manis gebetan elu itu hanya ada di hari valentine aja atau hanya waktu elu ngasih coklat doang.

Berikut hasil pantauan khusus gue tentang fakta kegalauan di lapangan:
1. Galau tingkat RT & RW
2. Galau tingkat kelurahan

3. Galau tingkat kecamatan
 4. Dan ini adalah galau tingkat dunia akhirat.



Apapun hadiah valentine kalian itu bukan berarti cinta dan kasih sayang cuma ada di hari valentine. Karena kasih sayang itu adalah anugrah dari tuhan yang sangat berharga, kapanpun, dimanapun, dengan siapapun kita bisa mengungkapkannya tanpa harus berpaku di hari valentine doang.

Menurut gue valentine itu adalah hari istimewa yang di khususkan kepada pasangan yang tidak pernah mengungkapkan kasih dan sayangnya di hari-hari lainnya.

9 comments:

  1. nice post brooooo....

    datang juga ya k blog saya di http://clothes-jersey.blogspot.com/

    jangan lupa di borong juga produknya... hahahaha

    ReplyDelete
  2. berarti valentine bikin anggaran loe seret kalo ngga jomblo kan..

    ReplyDelete
  3. wakakak ini mah udah kronis namanya #KorbanValentine

    ReplyDelete
  4. Untung nya gue LDR.
    dan gak harus beli cokelat.
    cukup teleponan sampai larut malam.
    hahaha

    ReplyDelete
  5. ah gue ga ngerayain valentine tuh.. rayainnya hari jadian aja.. #eh

    ReplyDelete
  6. salam kenal,
    kutunggu kunjungan baliknya

    ReplyDelete

Dimohon untuk berkomentar dengan penulisan yang baik dan sopan, agar mudah dipahami dan enak dibaca. Terima kasih :)